SING A SONG

Akhir-akhir ini kenapa lagu yang kudengar terdengar menyedihkan dan memilukan?
Baik lagu sendu betulan, sendu-senduan, marah betulan, marah-marahan, senang, ceria semua terdengar sama. Pilu, menyayat.

Apakah kamu juga sama dengan aku? Atau apakah kalian juga berpikiran sama denganku? Benarkah para penyanyi melagukan lagu itu dengan baik-baik saja?

Aku pikir, lagu itu memang tercipta dari sebagian dirinya yang hancur dan patah. Meski itu lagu rock, hardcore, r n b, beat, mellow, semuanya seperti terdengar seperti sedang mengaduh dan mengadu.

Pharrell mengajak kita Happy, dan The Script tiba-tiba cerita kalau dia adalah The Man Who Cannt Be Moved. Sam Smith dengan pilunya nyanyi I'm Not The Only One. John Mayer bilang Moving On and Getting Over.

Bullet For My Valentine juga berlantang keras dengan mengatakan Tears Dont Fall. Simple Plan juga dengan berani bilang I'm Sorry I Cannt Be Perfect. Linkin Park dengan suara khas Chester melantunkan lagu Talking To Myself.

Terkadang, lagu dengan musik keras malah justru yang paling pedih dan menyedihkan. Kita pun akhirnya dengan bebas ikut mengumpat sembunyi-sembunyi di balik lirik lagu seperti lagunya Endank yang paling terang-terangan bilang Asu Tenanan!!

Benarkah mereka sedang baik-baik saja saat bernyanyi? Benarkah mereka benar-benar sedang merasa bahagia saat bernyanyi lagu ceria? Bagaimana kalau hatinya sedang patah dan dituntut menyanyi lagu happy? Bisakah mereka menyampaikannya dengan baik atau justru yang tersampaikan adalah kesedihan yang tengah ia rasakan? Aku kadang menangkap yang kedua. Amarah mereka saat menyanyi lagu keras justru terdengar sangat emosional dan menyayat. Mau tak mau aku, atau kamu juga bisa ikut koyak.

Para penyanyi teriak lantang, meluapkan emosi, amarah dan sedih yang berlebihan. Maka bolehkah aku memelukmu sekali lagi saat sedang bernyanyi? Supaya kamu tak menanggung sedih sendiri?

Hei, sudah ku bilang, hidup sebagai seorang melankolis sepertiku sangat tidak nyaman. Kadang aku bisa terlalu peka berlebihan sampai rasanya punya tampungan air mata yang tumpah ruah. Padahal hanya mendengar tapi turut porak poranda.



-Sudah, semua akan baik-baik saja. Mari bersulang dan terus bernyanyi bersama. Apapun lagu itu, aku ikut bernyanyi bersamamu, wahai kau Pharrell, Sam, Danny, Shawn, or y o u.

Komentar