PERSIMPANGAN

Aku senang perjumpaan kita
Tidak meninggalkan nama
Kita memang tidak perlu menjadi nama
Hanya untuk bertukar cerita

Seandainya saja kau tidak tergoda untuk melawan
Kita masih bisa berlarian di dunia antah-berantah itu
Tidak ada yg jelas bagimu, tidak ada jelas bagiku
Kita adalah realitas semu
Eksistensi kita hanya fatamorgana

Kini kita telah berpencar
Memilih jalan sendiri
Meski sesekali berjalan memutar
Dan bertemu lagi di persimpangan

Kamu adalah paradoks sekaligus ironi
Yang pernah aku temui
Yang pada tatapan matamulah semua berpulang
Sayu yang tak pernah gugur
Rima yang tak pernah teratur
Puisi yang tak pernah selesai

Komentar